Kebunku adalah laboratorium pendidikan alam yang maha luas. Di dalamnya ada tumbuhan hewan, dan udara. Gejala alam bisa terjadi karena interaksi dari semua yang ada di dalam kebunku. Hujan, angin, badai, pelangi, termasuk tsunami adalah contoh gejala alam. Kebunku amatlah luas, ia meliputi bentang alam yang beragam. Ada gunung, lembah, danau dan laut.
Ketika masuk dalam kebunku, tiada bedanya bak mempelajari kitab yang berpuluh bahkan beribu. Sepetak kebunku, berbagai macam Sumber Daya Alam (SDA) yang bisa dipelajari dan di tulis tidak cukup dengan satu buku, tinta beribu botol menjadi kering dan kurang untuk menuliskannya. Kebunku lebih dahsyat dari bacaan seluruh internet yang dikumpulkannya.
Keberadaan kebunku sangat bermanfaat dalam kehidupan. Dalam dunia pendidikan keberadaan kebunku mengubah hal yang abstrak menjadi konkrit.Konsep operasional konkrit dalam dunia pendidikan sangat pas dikaitkan dengan keberadaan kebunku. Juga kebunku bisa menjadi tempat yang memfasilitasi teori bahwa pembelajaran itu tidaklah harus dibatasi oleh ruang kelas. Kreativitas seorang guru dengan membawa bagian-bagian dari kebunku membuat pembelajaran menjadi mudah tetapi menyenangkan. Lalu kapan kita ke sana... ke kebunku yang maha luas. Lalu kapan kita meninggikan ilmu kita dengan memanfaatkan kebunku. Lalu kapan kita bisa mengelola kebun kita. Mudah-mudahan energi kita bisa termanfaatkan dengan baik. Semoga
Sabtu, 13 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar